Sejarah Arsitek kota Semarang

Arsitek pertama di Indonesia adalah Aboekasan Atmodirono (1860 – 1920). Beliau lulusan dari Middlebare Technische School atau kalau sekarang Sekolah Tehnik Menengah. Setelah Perang Dunia I tokoh nasional yang mengawali karirnya sebagai Arsitek adalah Abikoesno Tjkro Sujoso. Beliau pernah bekerja sebagai asisten di Biro Arsitek milik Thomas Karsten di Semarang.

Sejarah Arsitek kota Semarang yang masih bisa dilihat sekarang adalah bangunan-bangunan yang ada di Kawasan Kota Lama Semarang. Kota Lama Semarang direncanakan sebagai pusat dari Pemerintahan Kolonial Belanda dengan banyak didirikan bangunan pemerintahan dan tempat ibadah (Gereja). Ini terjadi setelah penandatanganan perjanjian antara Mataram dan VOC pada tanggal 15 Januari 1678. Dalam perjanjian tersebut dinyatakan bahwa Semarang (sebagai Pelabuhan utama kerajaan Mataram) telah diserahkan kepada pihak VOC  karena VOC membantu kerajaan Mataram menumpas pemberontakan Trunojoyo.  Dan mulai tahun 1705 kota Semarang berada dibawah kekuasaan penuh VOC.

Beberapa gedung Arsitektur peninggalan Belanda (VOC) di kota Semarang :

Gambar Foto Lawang Sewu Semarang

BANGUNAN LAWANG SEWU SEMARANG

Gambar Foto Gereja Blendug Semarang

BANGUNAN GEREJA BLENDUG SEMARANG

Gambar Foto Stasiun Tawang Semarang

BANGUNAN STASIUN TAWANG SEMARANG

Gambar Foto Kawasan Kota Lama Semarang

BANGUNAN DI KAWASAN KOTA LAMA SEMARANG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: